Hai, bertemu lagi dengan 9
Mei. Mungkin kamu sudah lupa tanggal ini, karena mungkin ini tak penting
bagimu, tak seperti aku yang selalu mengingatnya, karena menurutku tanggal ini
cukup penting, meskipun ingatan itu selalu membuatku meneteskan air mata. Kamu
tahu apa alasanku menulis ini? Aku ingin kamu tahu bahwa beberapa bulan yang
lalu kita sempat berkenalan bahkan dekat hingga akhirnya sekarang kita saling
menjauh.
Tawamu yang khas dan rangkulan
hangatmu saat itu yang tak akan pernah aku lupakan. Sayang sekali, saat itu aku
terlalu mengabaikan semua perhatian dan kasih sayang yang mungkin saat itu kamu
berikan dengan tulus untukku. Tapi apakah kamu tahu? Semua pengebaianku adalah
kebohongan terbesar yang pernah aku lakukan, dibalik semua pengabaianku
terdapat sejuta perhatian dan kasih sayang yang kamu tidak tahu.
Dulu, beberapa bulan yang
lalu, kedekatan kita merupakan kebahagiaan yang tak pernah kuungkapkan padamu. Aku
masih tak percaya, hubungan kita yang sesingkat ini masih sangat melekat
didalam pikiranku. Namun, mengapa sosokmu berubah menjadi sosok yang tak ku
kenali? Memang, aku yang mengakhiri semua ini. Tapi, hanya mulutku yang
berbicara, tidak dengan hatiku. Hatiku mengharapkan mulut dan hatimu menolak semua
keputusanku. Tapi apa? Kamu menerima keputusanku dengan lapang dada, dan kamu
tidak tahu betapa sakitnya hati ini. Namun, bersamamu aku mendapatkan kenangan
tersendiri bagiku, entah bagimu..
Bolehkah aku mengingatkanmu
saat kita pertama dekat? Kedekatan kita diawali dengan ucapan
“Assalamu’alaikum” dalam pesan singkat yang kamu kirimkan untukku. Aku masih
sangat ingat itu, saat kamu selalu mengirim pesan singkat dan menelponku,
sapaan-sapaan singkatmu saat kita bertemu, canda-tawamu diantara perbincangan
kita. Semua itu masih sangat melekat dalam otak dan pikiranku, dan itulah awal
ketika aku dan kamu menjadi kita.
Menurut pandanganku, kamu
adalah pria baik, dewasa, mandiri dan shaleh.
Meskipun katanya, kamu adalah playboy sejati. Tapi aku percaya kamu bukanlah
pria playboy seperti yang mereka katakan, aku sangat mempercayaimu..
Waktu berjalan cepat ya? Satu
tahun berlalu saat aku dan kamu masih bersama, 9 Mei 2013 sudah terlewat. Aku
sudah berubah, kamu juga pasti sudah berubah. Hari-hari yang terjadi diantara
kita pasti sudah berubah. Kamu mungkin sudah melupakanku, melupakan setiap detail
diriku yang dulu kamu ketahui. Semuanya pasti sudah berubah, tapi kenangan ini
akan tetap sama dan tak akan berubah meskipun orang-orang yang mengingatnya
sudah berubah.
Dulu kita sama-sama mempunyai
waktu luang untuk sekedar bertemu dan berbincang, tapi sekarang sudah berubah,
aku sibuk dengan kegiatanku sendiri, begitu juga kamu. Dulu kita begitu dekat,
tapi sekarang? Kita bahkan tak saling kenal.
Maafkan aku jika aku masih
mengingatmu, masih memikirkanmu, masih selalu bercerita tentangmu, masih
diam-diam memperhatikanmu, dan masih selalu mengingat saat-saat kita masih
bersama. Aku tahu ini semua salah, tapi menurutku bercerita tentangmu bukanlah
hal yang salah.
SELAMAT TANGGAL 9 MEI !!
Untuk
pria sibuk yang tak kukenali
tiba-tiba
aku merindukanmu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar