Jumat, 09 Mei 2014

Aku dan 9 Mei


Hai, bertemu lagi dengan 9 Mei. Mungkin kamu sudah lupa tanggal ini, karena mungkin ini tak penting bagimu, tak seperti aku yang selalu mengingatnya, karena menurutku tanggal ini cukup penting, meskipun ingatan itu selalu membuatku meneteskan air mata. Kamu tahu apa alasanku menulis ini? Aku ingin kamu tahu bahwa beberapa bulan yang lalu kita sempat berkenalan bahkan dekat hingga akhirnya sekarang kita saling menjauh.

Tawamu yang khas dan rangkulan hangatmu saat itu yang tak akan pernah aku lupakan. Sayang sekali, saat itu aku terlalu mengabaikan semua perhatian dan kasih sayang yang mungkin saat itu kamu berikan dengan tulus untukku. Tapi apakah kamu tahu? Semua pengebaianku adalah kebohongan terbesar yang pernah aku lakukan, dibalik semua pengabaianku terdapat sejuta perhatian dan kasih sayang yang kamu tidak tahu.

Dulu, beberapa bulan yang lalu, kedekatan kita merupakan kebahagiaan yang tak pernah kuungkapkan padamu. Aku masih tak percaya, hubungan kita yang sesingkat ini masih sangat melekat didalam pikiranku. Namun, mengapa sosokmu berubah menjadi sosok yang tak ku kenali? Memang, aku yang mengakhiri semua ini. Tapi, hanya mulutku yang berbicara, tidak dengan hatiku. Hatiku mengharapkan mulut dan hatimu menolak semua keputusanku. Tapi apa? Kamu menerima keputusanku dengan lapang dada, dan kamu tidak tahu betapa sakitnya hati ini. Namun, bersamamu aku mendapatkan kenangan tersendiri bagiku, entah bagimu..

Bolehkah aku mengingatkanmu saat kita pertama dekat? Kedekatan kita diawali dengan ucapan “Assalamu’alaikum” dalam pesan singkat yang kamu kirimkan untukku. Aku masih sangat ingat itu, saat kamu selalu mengirim pesan singkat dan menelponku, sapaan-sapaan singkatmu saat kita bertemu, canda-tawamu diantara perbincangan kita. Semua itu masih sangat melekat dalam otak dan pikiranku, dan itulah awal ketika aku dan kamu menjadi kita.

Menurut pandanganku, kamu adalah pria baik, dewasa, mandiri dan shaleh.  Meskipun katanya, kamu adalah playboy sejati. Tapi aku percaya kamu bukanlah pria playboy seperti yang mereka katakan, aku sangat mempercayaimu..

Waktu berjalan cepat ya? Satu tahun berlalu saat aku dan kamu masih bersama, 9 Mei 2013 sudah terlewat. Aku sudah berubah, kamu juga pasti sudah berubah. Hari-hari yang terjadi diantara kita pasti sudah berubah. Kamu mungkin sudah melupakanku, melupakan setiap detail diriku yang dulu kamu ketahui. Semuanya pasti sudah berubah, tapi kenangan ini akan tetap sama dan tak akan berubah meskipun orang-orang yang mengingatnya sudah berubah.

Dulu kita sama-sama mempunyai waktu luang untuk sekedar bertemu dan berbincang, tapi sekarang sudah berubah, aku sibuk dengan kegiatanku sendiri, begitu juga kamu. Dulu kita begitu dekat, tapi sekarang? Kita bahkan tak saling kenal.

Maafkan aku jika aku masih mengingatmu, masih memikirkanmu, masih selalu bercerita tentangmu, masih diam-diam memperhatikanmu, dan masih selalu mengingat saat-saat kita masih bersama. Aku tahu ini semua salah, tapi menurutku bercerita tentangmu bukanlah hal yang salah.

SELAMAT TANGGAL 9 MEI !!
Untuk pria sibuk yang  tak kukenali

tiba-tiba aku merindukanmu..  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar